Harta karun yang ditemukan, wajib dizakati secara langsung tanpa mensyaratkan nishab dan haul, berdasarkan keumuman sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Dalam harta temuan terdapat seperlima (1/5) zakatnya.” (HR. Muttafaqun alaihi)

Ketentuan :

Tidak perlu persyaratan harus dimilki selama 1 tahun. Nishab zakat barang tambang dan barang temuan, dengan nishab emas dan perak yakni 20 mitsqa atau 86 gram untuk emas dan 200 dirham (672 gram ) untuk perak. Zakatnya masing-masin 20% atau seperempat puluh. Untuk barang-barang temuan lainnya yang berharga seperti berlian, permata bahkan uang dan sejenisnya maka zakatnya adalah mengikuti hitungan nisab zakat rikaz.

Zakat  harta temuan (rikaz)

Harta karun yang ditemukan, wajib dizakati secara langsung tanpa mensyaratkan nishab dan haul, berdasarkan keumuman sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Dalam harta temuan terdapat seperlima (1/5) zakatnya.” (HR. Muttafaqun alaihi)

Ketentuan :

Tidak perlu persyaratan harus dimilki selama 1 tahun. Nishab zakat barang tambang dan barang temuan, dengan nishab emas dan perak yakni 20 mitsqa atau 86 gram untuk emas dan 200 dirham (672 gram ) untuk perak. Zakatnya masing-masin 20% atau seperempat puluh. Untuk barang-barang temuan lainnya yang berharga seperti berlian, permata bahkan uang dan sejenisnya maka zakatnya adalah mengikuti hitungan nisab zakat rikaz.

 

Advertisements